E-Mandiri

Resensi Film

Sore – Istri dari Masa Depan

10 Nov 2025

     Film Sore: Istri dari Masa Depan adalah film fiksi romantis yang cukup populer di kalangan remaja hingga dewasa sejak penayangannya pada 10 Juli 2025. Film ini mengusung tema yang tidak biasa, yaitu perjalanan waktu (time travel) yang disutradarai dan ditulis oleh Yandy Laurens.  Film ini dibintangi oleh Dion Wiyoko sebagai Jonathan dan Sheila Dara Aisha sebagai Sore, serta turut diramaikan oleh Mathias Muchus, Maya Hasan, Goran Bogdan, Livio Badurina, Lara Nekic, dan Borko Nekic. 

     Dengan durasi 119 menit, film produksi Cerita Films ini merupakan remake dari seri web YouTube tahun 2017 berjudul sama, yang juga dibintangi oleh Dion Wiyoko. Sejak penayangannya, film ini telah meraih lebih dari 3 juta penonton dalam waktu lebih dari satu bulan, menjadikannya film Indonesia terlaris keempat tahun 2025. 

     Berlatar di Kroasia, film ini juga berhasil masuk dalam beberapa nominasi di ajang Festival Film Bandung 2025. Selain itu, film ini menggunakan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Inggris, dan Kroasia. Salah satu momen paling ikonik dalam film Sore: Istri dari Masa Depan mengambil latar di Kota Kemi, Finlandia, kawasan Arktik yang terkenal dengan pemandangan Aurora Borealis atau Northern Lights. Setiap lokasi yang dipilih dalam film ini tidak hanya menonjolkan sisi estetika, tetapi juga memperkuat makna ceritanya yang kompleks. 

     Film ini mengisahkan tentang Jonathan, seorang fotografer asal Indonesia yang menetap di Kroasia. Kehidupan Jonathan yang semula berjalan damai berubah drastis ketika seorang wanita misterius bernama Sore tiba-tiba muncul dan mengaku sebagai istrinya dari masa depan. Awalnya, Jonathan tidak mempercayai perkataan Sore, namun perhatian dan kasih sayang yang tulus, disertai dengan berbagai bukti yang menunjukkan bahwa ia benar-benar datang dari masa depan, perlahan meluluhkan hati dan mengubah pandangannya. Kehadiran Sore membawa perubahan besar dalam hidup Jonathan. Ia membantu Jonathan mengatasi kebiasaan buruk dan menjalani hidup yang lebih sehat. 

     Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya membawa Jonathan pada perjalanan emosional yang mendalam. Ia harus menghadapi kenyataan sekaligus membuat keputusan besar yang akan menentukan masa depannya. Namun, ketika masa lalu, masa kini, dan masa depan mulai saling bertabrakan, segalanya menjadi kian rumit. Jonathan dan Sore pun harus berjuang menghadapi takdir yang tidak mudah untuk diubah. (sap, tan, eka)

 

Daftar Komentar

Beri Komentar

*Email anda tidak akan kami tampilkan

UKM Jurnalistik @2022, All Right Reserved